Jadi
bila ingin dinilai memiliki ekspresi jiwa yang menyenangkan, segeralah
tata dan rawat hunian anda dengan tips dan trik berikut ini:
Jumat, 18 November 2011
9 cara jitu Merawat Rumah Idaman Anda
Rumah perlu dirawat karena dinilai mengekspresikan jiwa pemiliknya. Mulai dari interior rumah
dan beberapa bagian rumah seperti halaman, ruang tamu, lantai dan
dinding, bahkan kamar mandi, dari sana tergambar jelas sifat
penghuninya, apakah mereka rajin dan rutin merawat rumah tinggalnya. Disini ada 9 cara jitu merawat rumah idaman Anda
seperti membersihkan kerak di kamar mandi, memperbaiki lantai keramik
retak / lepas, memperbaiki lantai yang basah atau lembab, memperbaiki
lantai kamar mandi yang bocor, mengecat dinding agar tidak mudah
mengelupas, kapan perlu melakukan pengecatan ulang, cara memaku dinding
agar tidak retak, menjaga kusen pintu dan jendela agar bebas dari rayap,
dan membasmi jamur di rumah.
Memperbaiki Dinding Lembap
Rembesan air hujan menjadikan dinding lembap. Menyisakan bercak seperti ompol. Kami pandu Anda mengatasinya.
Musim hujan memang membuat kita tersadar
akan keberadaan aneka masalah seputar rumah. Salah satu yang
menjengkelkan, soal rembesan air pada dinding. Rembesan ini pasti bakal
meninggalkan bercak pada permukaan tembok. Berbercak mirip ompol. Bukan
hanya terkesan jorok, ruangan pun bisa ikutan bau dan lembap.
Permasalahan di atas sebetulnya bisa diatasi. Langkah pertama, cari dulu biang keladinya. Jika sumber awal ini tidak tertemukan, perbaikan apapun yang dilakukan pada permukaan dinding, mungkin tidak akan banyak berguna.
Beberapa penyebab dinding rembes, antara lain, karena air yang jatuh dari atap tidak langsung mengalir ke talang. Sebagian alirannya mungkin merembes ke dalam dinding, sehingga menjadi lembap dan berair. Inilah yang kemudian menjadikan dinding tampak ngompol.
M. Isfandi, seorang kontraktor, mengemukakan penyebab lainnya. Pertama, terdapat celah yang terbentuk pada pertemuan dinding rumah Anda dengan rumah sebelah. Kedua, penggunaan batu alam sebagai pelapis dinding eksterior. Ketiga, pengecatan dinding luar yang tidak sempurna. Solusinya adalah dengan mengatasi dulu sumber masalah, kemudian memperbaiki dindingnya.
Permasalahan di atas sebetulnya bisa diatasi. Langkah pertama, cari dulu biang keladinya. Jika sumber awal ini tidak tertemukan, perbaikan apapun yang dilakukan pada permukaan dinding, mungkin tidak akan banyak berguna.
Beberapa penyebab dinding rembes, antara lain, karena air yang jatuh dari atap tidak langsung mengalir ke talang. Sebagian alirannya mungkin merembes ke dalam dinding, sehingga menjadi lembap dan berair. Inilah yang kemudian menjadikan dinding tampak ngompol.
M. Isfandi, seorang kontraktor, mengemukakan penyebab lainnya. Pertama, terdapat celah yang terbentuk pada pertemuan dinding rumah Anda dengan rumah sebelah. Kedua, penggunaan batu alam sebagai pelapis dinding eksterior. Ketiga, pengecatan dinding luar yang tidak sempurna. Solusinya adalah dengan mengatasi dulu sumber masalah, kemudian memperbaiki dindingnya.
Mengatasi Rumah Lembap
Apakah Anda kesal dengan tembok rumah yang kelihatan kotor akibat tumbuhnya jamur? Kemungkinan, hal ini disebabkan karena kondisi rumah yang lembap. Rumah lembap tidak baik, karena udara lembap dapat merusak berbagai perabot rumah juga membuat penghuni tidak sehat.
Mengukur Kelembapan Rumah
Udara yang lembap disebabkan karena adanya jumlah air yang cukup banyak dalam kandungan udara. Ukuran yang normal untuk kelembapan udara adalah 60%-70% RH. Untuk mengukur kelembapan udara, alat yang digunakan adalah hygrometer. Untuk memastikan apakah udara dalam rumah lembap, Anda dapat menggunakan alat ini.
Mengukur Kelembapan Rumah
Udara yang lembap disebabkan karena adanya jumlah air yang cukup banyak dalam kandungan udara. Ukuran yang normal untuk kelembapan udara adalah 60%-70% RH. Untuk mengukur kelembapan udara, alat yang digunakan adalah hygrometer. Untuk memastikan apakah udara dalam rumah lembap, Anda dapat menggunakan alat ini.
Langganan:
Entri (Atom)





